Pulpen Macet

Diluar bayangmu

  • Pagi itu saat menikmati hangatnya sinar mentari yang terbit
  • Bunda: (mendekat)Nampaknya kau senang melihat mentari pagi ini
  • Anak: (tersenyum)Subhanallah Indah ya Bunda...
  • Bunda: Subhanallah. Aku teringat suatu hal.Mungkin ini akan membuatmu berpikir
  • Anak: Apa itu?..
  • Bunda: Kau sekarang akan meninggalkan masa remajamu dan beralih menuju dewasa.
  • Anak: (terdiam)
  • Bunda: Itu tidak seburuk yang kau pikirkan
  • Anak: (tetap membisu)
  • Bunda: Tidak semua hal yang kau angankan itu sesuai bayangmu.Hanya satu yang bisa kau lakukan.Berusaha sekuat yang kau mampu lalu pasrahkan semua hasilnya kepada Allah.Karena semua yang Allah tentukan baik bagimu.Meskipun itu jauh dari bayangmu.Bahkan,tidak pernah terbayang dalam benakmu.Mahasuci Allah.
  • Anak: InsyaAllah aku mengerti,bunda.
  • Bunda: (tersenyum)
  • Disudut kota.Pagi yang Indah lagi hagat.
Via goresan pena
  1. mayawsmiley reblogged this from unifuadia
  2. inasbasymeleh reblogged this from unifuadia
  3. unifuadia posted this
To Tumblr, Love PixelUnion